Thursday, July 25, 2019

Sumber sumber hukum islam

Sumber-Sumber Hukum Islam
Berdasarkan penelitian, diperoleh bahwasannya dalil-dalil syar’iyyah yang menjadi landasan pengambilan hukum yang berkaitan dengan perbuatan manusia yaitu pada empat sumber:
1. Al-Qur’an
2. As-Sunnah
3. Ijma’
4. Qiyas

 Keempat dalil tersebut telah disepakati oleh jumhur ulama umat islam untuk dipergunakan sebagai dalil. Kemudian dalam menggunakan dalil-dalil itu mereka juga sepakat untuk menggunakannya secara berurutan. Adapun urutannya yaitu Al-Qur’an, As-Sunnah, Ijma’, dan Qiyas. Hal ini apabila terjadi suatu peristiwa maka pertama kali yang harus dilihat adalah Al-Qur’an yang jika ditemukan hukum di dalamnya maka hukum itu digunakan. Namun jika hukumnya tidak ditemukan maka dilihat dalam As-Sunnah, jika hukumnya ditemukan maka harus dijalankan. Namun jika ternyata hukum itu tidak ditemukan maka harus dilihat, apakah para mujtahid pada suatu masa pernah berijma’ mengenai suatu hukum itu atau tidak, lantas jika ditemukan maka digunakanlah hukum itu. Jika tidak, maka seseorang harus berijtihad untuk menghasilkan hukum itu dengan cara mengqiyaskan pada hukum yang telah ada nashnya.

  Di samping dari keempat dalil itu, ada pula beberapa dalil lain yang tidak disepakati oleh jumhur kaum musliminm untuk dijadikan sebagai dalil. Sebagian berpendapat bahwa dalil tersebut boleh digunakan sedangkan sebagian yang lain tidak sepakat untuk menggunakannya. Dalil tersebut ada enam:
1. Istihsan.
2. Mashlahah Mursalah
3. Istishhab.
4. Mazhab Shahabi.
5. Syariat kaum sebelum kita.
Dengan begitu, terdapat 10 dalil syar’iyyah, empat dalil yang disepakati dan enam dalil yang tidak disepakati



Sc pict: Surabaya.tribunnews.com

VERB

VERB (Kata Kerja)
Seperti yang tekah kita ketahui bahwasannya Verb adalah kata kerja dalam bahasa Inggris. Selain menginformasikan tentang suatu pekerjaan atau tindakan verb juga menjelaskan tentang keadaan.
Macam Verb :

1.Transitive dan Intransitive
Transistive merupakan kata kerja yang membutuhkan objek atau yang biasa disebut Direct Object. Intransistive adalah verb yang tidak membutuhkan Direct Object.
Contoh:
(T) My mother buys some vegetable in the market.
(I) My uncle teaches me how to drive.


2. Action dan Stative
Action digunakan untuk menyatakan sesuatu yang terjadi dan mengalami perubahan. Stative digunakan untuk menyatakan sesuatu yang tetap.
Contoh:
(A) Their team will play in the football match
(S) I don’t know why I hate you


3. Regular dan Irregular.
Regular merupakan kata kerja yang beraturan dan tambahan (suffix) selalu berakhiran ED. Irreagular merupakan kata kerja yang tidak beratutan dan tambahannya selalu bervariasi.
Contoh:
(R) She cried all night long yesterday.
(I)  He ate some pizza two days ago.


4.Linking Verb.
Merupakan verb yang menghubungkan verb dengan apa yang di deskripsikannya.
Contoh:
He is young and handsome man.
They are crazy and funny at once.

Selain itu ada pula jenis kata kerja yang sering kita jujmpai. Yaitu:
1. Auxiliary Verb, kata bantu kerja yang muncul sebelum kata kerja utama. Contoh: I can speak English.
Can di sini merupakan sebuah modal yang muncul sebelum kata kerja utama yaitu speak.

2. Verb Voices, terbagi menjadi dua yaitu Active Voice dan Passive Voice. Contoh:
(A) My mother gave me some food.
(P)  The letters is wrote by me
Verb Moods, verb berisi imbauan atau perintah.
Go to sleep!


Sumber gambar: www.myverb.com



“SPEECHLESS” – NAOMI SCOTT
Ost Aladdin 2019
Cover by Siyeon Dreamcatcher


Here comes a wave
Meant to wash me away
A tide that is taking me under
Swallowed in sand
Left with nothing to say
My voice drowned out in the thunder


But I won’t cry
And I won’t start to crumble
Whenever they try to shut me or cut me down


I won’t be silenced
You can’t keep me quiet
Won’t tremble when you try it
All I know is I won’t go speechless

‘Cause I’ll breathe
When they try to suffocate me
Don’t you underestimate me
‘Cause I know that I won’t go speechless


Written in stone
Every rule, every word
Centuries old and unbending
Stay in your place
Better seen and not heard
But now that story is ending


‘Cause I
I can not start to crumble
So come on and try
Try to shut and cut me down



I won’t be silenced
You can’t keep me quiet
Won’t tremble when you try it
All I know is I won’t go speechless, speechless
Let the storm in
I can not be broken
No, I won’t live unspoken
‘Cause I know that I won’t go speechless


Try to lock me in this cage
I won’t just lay me down and die
I will take these broken wings
And watch me burn across the sky
Hear the echoes saying I won’t be silenced.... (Chorus 1)


Lagu ini memiliki makna tentang seorang wanita yang harus kuat dan tak tinggal diam ketika haknya dirampas atau ketika meghadapi masalah yang menerjang hidupnya.
Lagu yang dinyanyikan oleh karakter Putri Jasmine dalam film Aladdin ini dapat dijadikan sebagai motivasi bagi seluruh perempuan untuk berani angkat bicara dan berani bertindak baik ketika ada sesuatu yang salah menghadang dirinya atau ketika dia berusaha meraih apa yang dicita-citakannya.
Lagu ini juga sedikit menceritakan mengenai konstribusi perempuan yang masih dianggap remeh dalam kehidpuan bermasayarakat. Padahal perempuan juga memiliki potensi yang tak bisa diremehkan untuk turut serta dalam memajukan kehidupan masyarakat.
Singkatnya, lagu ini menegaskan bahwa gender bukanlah suatu penghalang untuk meraih apa yang kita inginkan. Berani bertindak, berani angkat biacara dan berani berusaha untuk menggapai impian kita.